Home > NGAJI SIDE > 2 Jam Bersama Abuya Syeh H. Amran Waly

2 Jam Bersama Abuya Syeh H. Amran Waly

Belajar ilmu tasauf adalah untuk memacu semangat dalam mencintai islam dan bersyukur atas islam yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. ilmu tasauf membantu meningkatkan keinginan kita untuk mencintai islam dan mengamalkannya secara baik.

Allah tidak suka kepada orang yang kemuannya rendah. Dunia ini rendah, maka Allah tidak suka kepada orang yang mengejar dunia. Seperti dalam firmannya, Allah mengatakan bahwa dunia ini seperti tempat bermain-main, kosong, hiasan dan tempat bermegah-megah, hingga akhirnya semua akan rontok, yang muda akan tua, yang cantik akan jelek, yang kuat pasti akan lemah sakit-sakitan, semua tidak kekal, pasti semua yang didunia ini ada limitnya hingga akhirnya mati dan kembali ke akhirat.

Di akhirat itu ada dua hal, kesenangan dan azab. Kita akan hidup seperti sekarang, apa yang kita rasakan sekarang maka akan kita rasakan juga disana. orang yang masuk surga dengan amal pas-pasan juga akan iri (dalam arti yang baik) kepada orang yang banyak amalnya yang banyak bidadarinya, istananya dll. Akan ada strata social juga disana, tidak mungkin strata social ulama sama dengan orang awam.

Hanyasanya dunia itu menipu (sesaat); pangkat, Honda ninja (hehe), mobil, rumah, wajah yang membuat orang semua terpukau tapi itu semua hanya sesaat. Tidak sama nikmat orang yang baru bisa naik motor baik punya sendiri maupun pinjaman (hehe) dengan orang yang sudah sering. Tidak akan ada orang yang sudah berumur 60 tahun yang masih berani geer dengan kecantikannya seperi waktu muda. (kalopun ada itu nekat namanya…)

Menurut ulama tasauf ada dua katagori orang hidup; orang hidup yang “hidup” dan orang hidup tapi seperti mati. Orang hidup yang “hidup” adalah orang berilmu dan orang hidup tapi seperti mati adalah orang yang tidak berilmu. Dengan berilmu akan terlihat siapa yang mati dan siapa yang hidup. Orang yang berilmu disini adalah orang yang hidup hatinya dan yang ingat akan tujuan hidupnya didunia, begitu juga sebaliknya.

Ada tiga macam nafas yang dimiliki oleh orang hidup yang “hidup“:

  1. Nafas harap akan janji baik Allah SWT kepada orang yang baik.  misalnya dijanjikan bidadari (hehe kok bidadari lagi yang jadi contoh pertamanya, gapapalah biar smangat.. hehe) dan nikmat-nikmat lainnyal. Adanya harap akan janji baik inilah yang membuat orang beriman terus “bernafas“.
  2. Nafas takut pada janji buruk dari Allah. Janji-janji murka kepada orang yang berbuat mungkar/maksiat.
  3. Nafas cinta. Dalam Al-quran terekam adanya kata-kata Allah, siapa yang rindu bertemu dengan ku maka Allah lebih rindu lagi bertemu dengannya. Kalo kita pikir, sudah sepatutnyalah kita cinta kepada Allah, karena Allah lah yang menjaga kita ketika masih di alam sulbi, dialam rahim dan yang memberi nafkah kita.

Pekerjaan yang paling baik adalah mendekat diri pada Allah SWT, kalau tidak mendekat kepada yang maha hidup maka itulah orang mati. Marilah kita hidup dengan ilmu karena ilmu yang membuat orang akan hidup seperti hidup dalam versinya tasauf.

(tak ada ilmu dari penulis, hanya intisari saja dari Almukarram)

@mesjid tuha (26 september 2011)

Categories: NGAJI SIDE
  1. Ray
    January 13, 2013 at 12:40 am

    askum,saudara Qu,.. ma’nanya ingatlah Allah di saat Qt menarik dan menghembuskan nafas Qt agar hati Qt senantiasa terasa dkt dgn Al-hag (Allah) banyak bermurokabah agar sampai pd bermusyahadah awalnya melihat akhirnya menyaksikan akan segala kebesaran Allah swt di dlm pandangan perasaan batin Qt akan segala sifat dan asma’ yg berdri pd dzat, sehingga hilanglah sifat2 Qt di dlm sifat Allah sengga Qt bersifat dgn sifat2 Allah,itu nmanya fana’ pd sifat dan asma’ sehingga bersinar batin nya..Amin wasllm

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: