Home > NEWS, POLITICS SIDE > MPU Banda Aceh: Beberapa Calon Walkot Tidak Bisa Baca Al-Quran dengan Benar

MPU Banda Aceh: Beberapa Calon Walkot Tidak Bisa Baca Al-Quran dengan Benar

tes baca al-qur'an

Pasangan bakal calon walikota/wakil walikota Banda Aceh yang sudah mengikuti uji mampu baca Al Quran itu yakni T Irwan Johan/ Tgk Alamsyah, Aminullah Usman/Tgk Muhibban, Zulmaifikar/Lindawati, dan pasangan incumbent Mawardy Nurdin/Illiza Sa’aduddin Djamal.

Wakil Ketua MPU Banda Aceh Ramli Yusuf menyebutkan, beberapa kandidat terlihat secara jelas tidak bisa membaca Al Quran secara baik dan benar. “Kalau semua kandidat dinyatakan lulus, maka uji baca Al Quran hanya formalitas. Panitia pelaksana Pemilukada dan tim penguji tidak menjalankan tahapan ini secara sungguh-sungguh,” sebut Ramli Yusuf, Selasa (18/10).

Menurut Ramli Yusuf, jangankan orang dewasa, anak-anak saja jika mendengar para kandidat tersebut membaca Al Quran akan mengetahui tidak semua dari empat pasangan tersebut bisa diluluskan. “Ini terkesan Al Quran hanya jadi permainan dan hanya untuk melengkapi syarat pelaksanaan Pemilukada bahwa kandidat telah membaca Al Quran,” katanya.

Dari pantauan pihaknya, lanjut Ramli Yusuf, yang terlihat saat ini para kandidat bukannya dites kemampuan membaca Al Quran tapi sekedar mengikuti proses. Karena, kata dia, jika dites kemampuan membaca Al Quran, yang tidak bisa membaca pasti akan tidak lulus. “Saya menilai kemarin itu para kandidat hanya diundang untuk membaca Al Quran di depan khalayak ramai. Bisa atau tidak mereka membaca itu bukan soal, padahal terlihat jelas ada kandidat yang tajwidnya salah dan tidak fasih,” ujar Ramli.

Sementara itu, Ketua tim penguji mampu baca Al Quran Jailani Mahmud mengatakan pihaknya hanya menilai para kandidat dan hasilnya diserahkan kepada KIP Kota Banda Aceh. “Hasil rekapitulasi nilai itu telah kami serahkan kepada KIP Kota Banda Aceh dan lembaga penyelenggara itu yang menentukan lulus atau tidaknya para kandidat sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Jailani.

Ketua pokja pencalonan KIP Kota Banda Aceh Azhari Amin mengatakan uji mampu baca Al Quran yang telah dilaksanakan itu sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan KIP Aceh. Menurutnya, standar penilaian bukan standar MTQ tapi hanya uji mampu membaca dan mengenal huruf.

“Tim penguji sudah bekerja sesuai dengan aturan dan penilaian uji mampu baca Al Quran terhadap pasangan bakal calon itu berbeda dengan penilaian terhadap peserta MTQ. Saya berharap masyarakat tidak salah mengasumsi uji mampu baca Al Quran terhadap para kandidat calon pimpinan daerah,” kata Azhari Amin.

Sebelumnya, hasil rapat pleno KIP Banda Aceh memutuskan semua bakal calon pemimpin Kota Banda Aceh yang mengikuti tes baca Al Quran dinyatakan lulus. Ketua Pokja Pencalonan KIP Banda Aceh Azhari Amin menyebutkan, tahapan pemilukada uji mampu baca Al Quran terhadap bakal calon walikota/wakil walikota telah diikuti oleh seluruh kandidat. “Mereka dinilai oleh tim dari Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ). Aspek-aspek dinilai di antaranya tajwid, kefasihan membaca ayat suci, dan adab dengan batas waktu yang telah ditentukan,” sebut Azhari.

Harian aceh

Categories: NEWS, POLITICS SIDE
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: